![]() |
| Arul Chandrana, pembina klub jurnalistik |
Mari kita berkenalan dengan Arul Chandrana, pembina klub jurnalistik SMAN 1 Paciran, Lamongan. Dia adalah salah satu penulis nasional yang
hadir dengan kekuatan melibatkan emosi pembaca dalam setiap karyanya. Dia juga
novelis pertama dan satu-satunya (sampai saat ini) dari Pulau Bawean. Bermodalkan
tekad, usaha, dan doa, Arul telah menerbitkan buku-bukunya di penerbit mayor
Indonesia, seperti penerbit Republika, Mizan, Gradien, juga Quanta Elex Media.
Dia telah menulis sejak kelas 6 SD dan tidak
pernah berhenti sejak saat itu. Menjadi seseorang yang bercita-cita menjadi
penulis di sebuah pulau kecil di tengah lautan pada tahun 90an sungguh bukan
hal yang mudah. Itu adalah cita-cita yang tidak ada temannya juga tidak ada tempat
untuk meminta pengarahan. Tapi Arul terus menekuni hobinya dan berhasil
menerbitkan buku pertamanya pada tahun 2011, 14 tahun kemudian, dengan
terbitnya novel Pemburu Rembulan.
Novel perdananya, Pemburu Rembulan, berhasil
menyajikan cerita yang mengharukan sekaligus kocak. Novel itu membuat Pulau
Bawean dikenal lebih banyak khalayak, bahkan mengispirasi mereka untuk meneruskan
pendidikan, untuk meraih cita-cita, untuk meneruskan sekolah, dan tentu juga
untuk melakukan perjalanan ke pulau Bawean. Pengakuan dari banyak pembaca,
resensi positif dan rating yang tinggi di Goodreads menjadi sambutan yang
hangat bagi buku perdana Arul. Dan sejak saat itu, baik karya solo maupun
antologi, mengalir dari jari-jarinya.
Pada tahun 2015, bersama sahabat dekatnya, David–seorang
seniman voiceover, Arul membuat film dokumenter tentang Tempat Pelelangan Ikan
Brondong, sebuah dokumenter yang menakjubkan mengingat mereka membuatnya hanya
dengan kamera HP. Film dokumenter itu berjudul Fishy Sweat. Arul juga sedang
dalam pengerjaan Kamus Bahasa Bawean dengan terjemah dua bahasa, Inggris –
Indonesia. Harapannya, semua orang Bawean di mana pun berada bisa memanfaatkan
kamus tersebut untuk menjaga bahasa aslinya.
Selain aktif menulis, Arul mengajar Bahasa
Inggris di SMP dan SMA Manarul Qur’an, juga mengelola akun YouTube pribadinya,
channel Arul Chandrana. Sejumlah video yang ia unggah menjadi viral dan
ditonton ratusan ribu orang. Arul tidak mengisi channelnya dengan video prank
atau konten-konten gak jelas, ia menggunakan media YouTube untuk berbagi ilmu
pengetahuan, inspirasi, pengalaman dan terkadang juga hal yang menakutkan. Kini channel YouTubenya sudah memiliki tiga ribu lebih
subscriber (dan terus bertambah).
Selain itu, Arul juga mengelola blog pribadi dengan alamat arulchandrana.wordpress.com.
Blog yang ia kelola semenjak kuliah ini menjadi wadah menuangkan pikiran dan
karya. Menyentuh semua pembacara dari berbagai tempat, usia, kalangan dan latar
belakang. Bagi Arul menulis adalah cara sebuah cara indah untuk terhubung
dengan dunia.
Sekarang Arul tinggal di Paciran bersama
keluarganya #arulight
Galeri karya Arul Chandrana lihat di sini: novel karya Arul Chandrana.
Medsos Arul Chandrana: Facebook, Instagram, dan YouTube.
Galeri karya Arul Chandrana lihat di sini: novel karya Arul Chandrana.
Medsos Arul Chandrana: Facebook, Instagram, dan YouTube.

About the Author
0 coment�rios: